An Arundel Tomb
Oleh: Philip Larkin
**Versi Asli (Bahasa Inggris):**
Side by side, their faces blurred,
The earl and countess lie in stone;
Their proper posture seems to ask:
"Don't smile, don't frown."
The stone fidelity
Divides them from the shade
Their looks together; it denies
The voice, the touch, the sight,
All feelings, all the little differences
That made one mortal and one other.
Yet looking so, they cannot take,
Nor give, nor have a taste of what is theirs.
All this was for the earl's lordship
And the countess's love.
But what will survive of us?
Love.
***
**Terjemahan Puitis (Bahasa Indonesia):**
Berdampingan, wajah mereka kabur,
Sang Earl dan Countess terbaring di batu;
Posturnya tampak meminta:
"Jangan tersenyum, jangan melengkungkan dahi."
Kesetiaan batu
Memisahkan mereka dari bayangan
Rupanya bersama; ia menyangkal
Suara, sentuhan, pandangan,
Segala perasaan, segala perbedaan kecil
Yang menjadikan satu makhluk dan yang lain.
Namun begitu melihatnya, mereka tidak dapat mengambil,
Tidak memberi, tidak merasakan apa yang menjadi milik mereka.
Semua ini adalah demi kekuasaan sang Earl
Dan cinta sang Countess.
Namun apa yang akan bertahan dari kita?
Cinta.