On Living

Oleh: Nazim Hikmet
Kita harus bisa menulislah puisi sebagai orang yang akan mati. Karena kita bisa menulislah puisi kita hidup. Kita harus bisa menulislah puisi seperti orang yang berjalan di tengah badai, seperti orang yang minum anggur, seperti orang yang berbaring di bawah sinar matahari. Kita harus bisa menulislah puisi dengan rasa lapar, dengan rasa haus, dengan rasa lelah, dengan rasa sakit. Kita harus bisa menulislah puisi seperti orang yang mencintai, seperti orang yang membenci, seperti orang yang berjuang, seperti orang yang menangis. Karena kita bisa menulislah puisi kita hidup. Kita harus bisa menulislah puisi sebagai orang yang akan mati.
Kembali ke Daftar