Monolog Sang Dingin
Isi Karya
Aku tak bertarung melawan dirimu yang sepi,
Hanya menari di antara retakan hati yang mati.
Tak ada uluran tangan saat kau sunyi,
Sebab aku adalah gema dari luka yang kau sembunyi.
Bisikkan padaku dalam hening yang menderu,
Siapakah aku yang membuat duniamu terpaku?
Akulah musim dingin yang menetap di nadimu,
Aku yang membuat hatimu membeku dalam bisu.
Menganalisis konten...
";
try {
const res = await fetch("ai_comment.php?id=" + id + "&type=" + type);
const data = await res.json();
if (data.status === "success") {
container.innerHTML = data.comment;
} else {
container.innerHTML = "Gagal memuat analisis.
";
}
} catch (e) {
container.innerHTML = "Error koneksi.
";
}
}
async function postManualComment(id, type) {
const name = document.getElementById("userCommentName").value.trim();
const content = document.getElementById("userCommentText").value.trim();
if(!name || !content) { alert("Mohon isi nama dan komentar."); return; }
// Simple POST (you would implement a real endpoint for this)
appendCommentHTML({name: name, content: content, time_display: "Baru saja"});
document.getElementById("userCommentText").value = "";
alert("Komentar terkirim!");
}
Diskusi Pembaca